[Trans Jakarta] Kalau Sudah Begini Salah Siapa ?
Sany Asyari| September 26, 2007 10:34 amSudah tau khan jakarta sekarang sudah ada busway (kita sebut trans jakarta). Sekarang ini sudah mencapai koridor X dan kebetulan di depan rumah lewat koridor IX. berbicara Trans Jakarta bisa kita lihat jalan yang semapun semakin semaput tetapi masyarakat Jakarta akan mendapat banyak pilihan kendaraan untuk mobilitas. Nah herannya kenapa masyarakat Jakarta umumnya itu BODOH dalam berdisiplin dan TIDAK MENGHARGAI NYAWA dari pada EGOIS diri sendiri.

Tepat tanggal 25 September 2007 Yola seorang siswi SMP ditabrak oleh trans Jakarta dan lucunya jarak jalan yang diseberangi terdapat Jempatan penyeberangan orang yang disiapkan oleh pemerintah Jakarta untuk DIGUNAKAN. Alasan siswi SMP ini hanya karena puasa dan tidak mau cape. Trans Jakarta sudah memberikan peringatan berupa Klakson tetapi tetap namanya Manusia itu Bodoh dan Egois jadi tetaplah si Yola menyeberangi jalan tersebut, eh tertabrak lah dia. Beruntung Yola masih hidup, walaupun pasti akan menjadi pelajaran seumur hidupnya untuk bisa disiplin ( Ya mudah-mudahan tidak kambuh pas sudah meranjak dewasa).
Bicara tentang Yola-yola yang lain banyak sekali orang yang berkelakuan seperti ini. Hampir tiap pagi saya melewati Tomang dan selalu disana Para pengendara Motor yang sebagian besar TOLOL tidak mau mengalah mereka yang takut hitam dan kepanasan tidak memikirkan nyawanya dengan memotong jalan secepat mungkin dan itu baru motor.
Bagaimana dengan orang yang menyeberang sembarangan. Anda bisa lihat hampir disemua koridor banyak orang lalu lalang tanpa memikirkan keselamatan nyawa mereka. Coba kita lihat di jalur arah senen - cawang, mampang prapatan, kungingan dan sudirman - thamrim yang jalanya terkenal besar masih banyak orang yang menyeberang sembarangan, walaupun diatas kepala mereka ada yang namanya Jembatan Penyeberangan.
Kalau dipikir-pikir orang Jakarta itu memiliki mental dan moral yang sangat rendah, walaupun mereka berpenghasilan besar dan berpendidikan tinggi. Berbeda dengan di kota kecil ( kebetulan saya orang Jombang - Jawa Timur ) disana orang masih terlihat tertib dalam menyeberangi jalan dan mereka sangat menghargai namanya NYAWA.
Kalau Trans Jakarta terus yang disalahkan kapan anda bisa menyalahkan diri anda sendiri. Mari dibulan puasa ini kita bercermin dan melakukan Disiplin. Baik anda yang mengendarai mobil mewah hingga motor roda 2. Saya tau harga gengsi anda tinggi dan begitu juga dengan pengendara Motor yang harga motor cukup merogoh kantong. Tapi Harga nyawa dan disiplin anda jauh lebih mahal jika anda melalukannya. Tidak sepantasnya pengendara motor memukul atau menendang mobil. Saya pribadi tidak akan sungkan-sungkan menabrak motor yang melakukan hal tersebut. Buat apa toh klo anda tidak menghargai Nyawa dan disiplin diri anda sendiri saya harus melakukan hal yang sama. Untuk itu mari kita koreksi diri kita disaat bulan puasa ini.
Start Slide Show with PicLens Lite
Categories: What's New




















Pertama saya turut berduka cita… yap memang benar dari segi disiplin Indonesia harus mencontoh negara2 yang udah pada maju.. minimal Singapore lah… kl kayak gini bisa salah 2-2nya karena ketidaksiplinan…
http://www.puthzel.com
Setuju banget.. Emang terlalu banyak warga Jakarta yang gak disiplin sampe pada tahap membahayakan dirinya sendiri.
Kalo masalah orang2 tertabrak TransJakarta, udah pasti itu salah orangnya. Karena TransJakarta punya jalur terdedikasi yang (seharusnya) gak bisa diintervensi pihak lain.
Tentang pengendara yang seenaknya masuk jalur TransJakarta, mereka basically cuma orang2 egois. Mau enak sendiri. Kalo pengen bisa melenggang di jalur khusus yang selalu ‘terlihat melompong’, tinggalinlah kendaraan pribadi dan naik TransJakarta. Hitung2 ngurangin jumlah kendaraan yang bikin macet jalanan2 Jakarta.
sedih juga emang. tapi kadang orang sini suka main kambinghitam2an. pada akhirnya mereka menyalahkan transjakarta tanpa mau otokritik dan mengatakan bahwa diri kita yang suka seenaknya memanfaatkan ruas jalan transjakarta
mendingan dibubarin aja tuh busway ,org yg naik mobil kgk ada yg pindah ke busway koq,mendingan naek motor lebih cepet.kenapa PPD ngak dibagusin aja? khan sama2 punya PEMDA DKI ? JASA MARGA aja mo bikin jalan tol mesti bebasin lahan{ punya modal untuk beli tanah ,bro},padahal JASA MARGA perusahaan negara punya, masak trans jakarta monya matok aja? ngak mo keluar modal buat beli lahan, udah ngrugi-in negara , minta disubsidi,polisi ,pol-pp, dllajr jagain jalurnya biar ngak disrobot, tapi kalo lagi macet parah pada ilang tuh yg jagain,ngak ada uang lemburnya kali yah? org yg bikin peraturan busway,3in1 dll itu ktp-nya blm tentu ktp DKI tul ngak bro?