Berbuatlah Kebaikan Bukan Karena Ada Maunya…
Sany Asyari| September 21, 2007 10:19 amManusia itu pada dasarnya lucu.. Mereka berbuat baik karena menginginkan suatu imbalan, baik imbalan untuk dijangka waktu yang akan datang atau yang instan (didepan mata). Hal ini sudah menjadi suatu budaya orang Indonesia yang melakukan kebaikan dengan suatu harapan yang besar dan lucunya perbuatan ini dilakukan dengan hubungan ke atas ( Tuhan ) dan hubungan ke samping ( Sesama Manusia ).
Sebagai contoh hubungan kesamping paling sering kita rasakan adalah ketika seseorang membutuhkan kawan ( atau siapapun yang dia rasa bisa membantu) akan berkata manis, sopan dan rendah diri. Selain itu dia akan berusaha mencari suatu perhatian yang tinggi. Hal yang paling sering terjadi waktu kita masih kuliah, dimana tidak semua mahasiswa memiliki kecerdasan dan kesadaran untuk kuliah cepat selesai. Banyak mahasiswa yang malas dalam bekerja kelompok akan mengharapkan seseorang yang rajin untuk mengerjakannya. Bahkan disaat menjelang skripsi ide topik pun harus mencari pendapat orang lain, sehingga teknik lobi acap kali dilakukan.
Teknik lobi yang biasa digunakan adalah berkata manis, sok akrab dan perhatian. Teknik tambahan lainnya seperti Sok tau dan Terlalu Pede akan ilmu yang dimiliki ketika dia masuk ke jenjang pra-kerja hingga bekerja nanti. Sebagai contoh yang paling mendasar ketika seseorang sudah lulus dan tidak mendapatkan pekerjaan dia akan mendekati kawan atau senior-nya yang sudah bekerja dan sedikit berharap ikut kecipratan rejeki. Defenisi dari kecipratan rejeki bisa bermacam-macam, seperti mendapatkan pekerjaan dari dia, mendapatkan proyek sampingan hingga kalau kedua hal tersebut tidak dapat paling tidak nih kalau jalan atau pergi kemana aja dibayarin lah…
Begitu pula dengan hubungan keatas, yaitu kepada Tuhan. Manusia diciptakan pada dasarnya untuk mengabdi kepada Tuhan yang telah menciptakan. Tetapi terkadang kita tidak menyadarkan diri sendiri, kita sering meminta ridho yang terlalu berlebih tanpa ada usaha yang maksimal. Sehingga sering adanya salah kaprah antara meminta tanpa bekerja dalam menghadapi takdir hidupnya.
Memang sulit untuk hal seperti ini. Perkawanan atau sosialisasi memang sangat diperlukan tapi tanpa embel-embel seperti itu akan sangat sulit dilakukan. Terlebih jika sudah menghadapi dunia nyata, seperti memasuki tahap kerja. Dimana setiap orang yang memiliki kemampuan akan berusaha terlihat Indah dimata atasannya. Akan tetapi karena atasan kita memiliki atasan lagi maka terjadi saling membunuh. Bagaimana dengan posisi yang sama, hal ini lebih kejam dimana bisa saja si A memberikan hasutan yang sangat pedas sehingga karyawan tersebut tidak dapat bertahan lama.
Hidup ini memang berat dan kejam, segala sesuatu yang dilakukan harus ada imbal baliknya dan dilakukan baik dengan pria maupun wanita (walaupun lebih dominan pada wanita). Untuk itu disaat bulan puasa ini sebaiknya kita merenungkan apa-apa yang anda lakukan dan mulailah melalukan sesuatu tanpa adanya pamrih dari seseorang.
Wassalam
Tags: indonesia
Categories: Unik dan Aneh




















Numpang baca2 ya, Insya Allah msh dalam bentuk kebaikan, tapi msh ada maunya he… lagi cari2 pengetahuan biar bisa bikin blog yang bagus.