Indonesia Addict Movie Horor
Sany Asyari| June 19, 2007 10:57 pm
Ditahun 2007 ini perfilman Indonesia mencoba bangkit dari kubur. Tapi ini benar-benar bangkit dari kubur yang di bahas selalu film horor. Cerita film horor pun tidak terlalu jauh dari kondisi hantu-hantu Indonesia yang sudah pernah ditayangkan sekilas di film-film hantu terdahulu.
Salah satu hantu adalah suster ngesot yang tenar pada film Jelangkung dan saat ini film tersebut dibuat khusus untuk menghormati hantu cantik yang ngesot dengan pantatnya.
Selain Suster yang ngesot ada juga pocong 2 yang membahas film hantu Indonesia yang jika meninggal mereka akan dijadikan pocong. Pocong ini pun menceritakan kebaikan dari pocong bukan dari suatu kengerian yang ada. Kalau dilihat dengan seksama pocong bermuka hijau ini terlalu bersih untuk mahlug sejenisnya.
Kenapa pocong 2 dan mana film pertama dari pocong ini? Jika ditanyakan hal ini terjadi dikarenakan film awal tersebut dilarang beredar dikarenakan film pertama tidak mendidik dan sangat mengada-ada. Untuk itu langsung sang sutradara mengejar pocong 2 dengan usaha biaya seminimal mungkin.
Selain Film pocong juga ada film malam jum’at kliwon yang menurut kalender jawa kliwon adalah malam dimana para setan berkumpul. Di Indonesia mitos malam jum’at kliwon terlalu dilebih-lebihkan dengan mengatakan semua setan akan keluar. Hal ini muncul dengan mendoakan arwah maka arwah itu tidak akan menggangu kita.
Di daerah perdesaan pada malam jumat kliwon yang dilakukan disana malah membuka pintu dan jendela selebar-lebarnya dan menbaca yasin. Kenapa dilakukan hal tersebut? dikarenakan menurut mitos pada hari tersebut banyak keluarga yang sudah berpulang akan kembali kerumah untuk melihat kondisi keluarga yang ditinggalkan.
Nah bagaimana sih awal perfilman horor indonesia? Awal dari film
horor dimulai dari masuknya film jelangkung dan tusuk jelangkung dan tanpa diduga film ini sukses di pasaran hingga acara ini di tayangkan dilayar lebar tetap laris manis.
Kenapa bisa terjadi? Karena masyarakat jenuh dengan perfilman indonesia yang pada saat itu film hanya dengan hungan dengan kasur, sex, mafia dan percintaan.
Dengan masuknya film horor ini mulailah tumbuh perfilman indonesia. Hanya saja dari film-film yang muncul banyak cerita mengikuti dengan film-film yang sudah beredar di luar negeri. Mungkin mencari ide memang susah.
Selain untuk mengejar target dari masyarakat juga menekan biaya harus dipertimbangkan. Selain itu cita rasa indonesia pun dibawa dengan pemilihan judul yang sudah dikenal masyarakat luas. Walaupun terkadang film ini tidak ada sangkut pautnya dengan kondisi yang ada maupun dengan alur cerita yang ada di film tersebut.
Jika kita kritik pasti pembuat dan para pemain akan berteriak karena pengorbanan mereka membuat film sangatlah berat. Mudah-mudahan perfilman indonesia tetap eksis, bahkan bisa Go Internasional Seperti Hollywood atau Bollywood. Bisa kita buat dengan kata Indywood atau Indowood.
Sukses Perfilman Horor Indonesia
Tags: indonesia
Categories: Movie, Opini
No Comments »


