Google
Sany Asyari Blog - Indonesia

Dukung Adang - Dani Melalui Blog Kamu

Sany Asyari| June 12, 2007 8:16 pm

Sebentar lagi pilkada DKI Jakarta akan bergulir. Salah satu adalah Adang - Dani sebagai calon Gubenur DKI Jakarta. Adang - Dani didukung Penuh Oleh Partai Keadilan Sejahtera. Untuk medukung anda dapat meletakkan Gambar Adang - dani di Sidebar atau di Header anda

Ukuran 352 X 235

adang-dani.JPG

Code

 <a href=”http://sanyasyari.com/2007/06/12/dukung-adang-dani-melalui-blog-kamu/” title=”adang-dani.JPG”><img src=”http://sanyasyari.com/wp-content/uploads/2007/06/adang-dani.JPG” alt=”adang-dani.JPG” height=”235″ width=”352″ /></a>

Ukuran 149 X 102
adang-dani.JPG

Code

 <a href=”http://sanyasyari.com/2007/06/12/dukung-adang-dani-melalui-blog-kamu/” title=”adang-dani.JPG”><img src=”http://sanyasyari.com/wp-content/uploads/2007/06/adang-dani.JPG” alt=”adang-dani.JPG” height=”102″ width=”149″ /></a>

Start Slide Show with PicLens Lite PicLens

22 Comments

  • At 2007.06.13 15:42, Ook Nugroho said:

    Dukung Adang? Jago saya Faisal Basri atau Sarwono, tapi karena beliau berdua ngga bisa ikut tanding, mendingan golput deh ya …

    • At 2007.06.14 09:24, mBe said:

      ga ada calon yg kompeten menurut gw…

      hidup golput..!!

      • At 2007.07.01 21:10, Alexander said:

        Golput ya pilih aja Adang-dani…. klik http://www.adangbenahijakarta.com

        • At 2007.07.01 22:28, Alexander said:

          bos kok kalo di masukkan ke fs besar sekali tampilannya buat yang agak kecilan dong

          • At 2007.07.01 22:36, Sany Asyari said:

            Loh khan sudah saya kecilkan menggunakan script. Memang masih besar sekali ya?

            • At 2007.07.03 09:56, ita said:

              kalo golput brarti ga pengen ada perubahan untuk jakarta tercintah… kalo mo berubah ya pilih adang-dani donk… bismillah ini merupakan ijtihad yang dapet 1 pahala dari pada golput dapet ZERO

              • At 2007.07.10 13:55, kalim said:

                hidup adang-dani… jangan takut untuk benahi jakarta walau hanya didukung satu partai saja,,tapi Allah beserta pasukannya ada bi delakang kita.Allahu akbar…

                • At 2007.07.10 14:03, kalim said:

                  hidup adang-dani… jangan takut untuk benahi jakarta walau hanya didukung satu partai saja,,tapi Allah beserta pasukannya ada di belakang kita.Allahu akbar…

                  • At 2007.07.17 12:19, Aulia said:

                    Bismillahirrahmanirrahiim,cukup adang - dani,low profile itu dia,ewako-rewako kata orang makassar tuh dia pilihanku dan pilihan semua warga walau saya bukan orang jakarta

                    • At 2007.07.18 12:46, MARYADI said:

                      MEMBUAT SUATU KEPUTUSAN UNTUK MEMILIH SESUATI ITU LEBIH BAIK DARI PADA HANYA BERDIAM DIRI TANPA MELAKUKAN APAPUN DAN MEMILIH ADANG-DANI ADALAH PILIHAN YANG PALING BAIK OK

                      • At 2007.07.19 10:18, Suratno Wahidin said:

                        Saya dukung pencalonan Bang Adang-Dani. Mereka mewakili perubahan di DKI. Tekad mereka untuk membenahi Jakarta patut kita sambut dan dukung.

                        Usul nih: Pelopori blog ring buat dukung Adang-Dani dong…. Ajak2 yah..

                        • At 2007.07.26 15:19, hari said:

                          bismillah… adang-dani menang !!

                          • At 2007.07.30 21:50, hafez said:

                            ga bisa tuh javascriptnya di copas ke sidebar blog saya

                            • At 2007.07.31 09:01, Anton said:

                              Coba Pikir2 dulu lah..Adang Daradjatun ngakunya orang jujur..pensiunan WAKAPOLRI dgn gaji kurang dari 20 juta sebulan..total kekayaan yg dilaporakan ‘cuma’ 17 Milyard !! Coba tolong jelasin itu duit darimana aja…

                              • At 2007.07.31 09:03, Anton said:

                                Apalagi dia berkolaborasi dengan FBR, sapa sih yg gak tau FBR, itu lho yg dulu berantem dengan IKB di Kebayoran Lama rebutan lahan parkir..masa calon gubernur temenan sama preman ??

                                • At 2007.07.31 09:06, Ujang Leman said:

                                  Cocok banget nih bun Anton, mana bisa si Adang bikin Jakarta gak macet, udah terbukit pada saat dia jadi Wakapolri kan Kaditlantas Polda Metro Jaya pastinya under jurisdiksi dia, apa Jakarta waktu itu gak macet?? tetep aja macet kan bro ?? Kalo mau kan dia bisa perintahin Polantas di Jakarta buat ngatur lalin waktu itu, apa ia dia lakukan ?

                                  • At 2007.07.31 09:11, Ujang Leman said:

                                    satu lagi bro, pada saat si Adang jadi Wakapolri, apa urusan di Kepolisian jadi mudah ?? Apa tidak ada permainan kasus ? Ah, sudah bukan rahasia lagi lah, namanya Polisi jabatan cuma Kasat aja sudah bisa pake New CRV, tuh duit darimana bro ??

                                    Gw baca di KOMPAS, menurut Direktur PTIK, dengan jabatan Wakopolri + gaji 20 jutaan, adalah gak mungkin bisa punya 17 Milyar dengan jalan halal..gak percaya?? coba dihitung aja dengan Matematika sederhana..

                                    • At 2007.07.31 10:05, hafez said:

                                      kekayaan kan ga cuma gaji. tanah bangunan juga kekayaan. bisnis juga kekayaan. toh ga salah dia punya usaha sendiri untuk memberi makan anak istri. soal hitungan matematika, ya coba aja itung ntar kalo dah ketemu kasih tau saya :)

                                      soal masa lalu dia, itu kan masa lalu. sama seperti umar bin khattab yang sebelum masuk islam jadi musuh nomor 1 eh begitu masuk islam jadi pembela nomor 1. soal polisi bergaul dengan preman ya itu cara polisi sendiri pake persuasif. kalo mau enak sih bunuh aja semua preman gimana? setuju? buat UU yang menyatakan preman shoot on sight. ya konyol kalo gitu….

                                      • At 2007.07.31 10:16, Sany Asyari said:

                                        @Anton
                                        @Ujang leman

                                        Apakan anda berasal dari satu kantor atau berasal dari satu warnet? IP anda berasal dari satu posisi yang sama, yaitu menggunakan CDMA Star One.

                                        Begini pak untuk masalah harta saya rasa rejeki itu ada ditangan tuhan. Saya punya 2 orang sahabat yang keduanya memiliki bapak seorang jendral dari kepolisian. Salah satunya sudah pensiun.

                                        Kalau saya lihat dari sahabat saya yang yang orang tuanya pensiun dia dapat menyekolahkan anak anaknya hingga menjadi orang (Berhasil) dan dia seorang muslim yang kuat. Selain dari bekerja keras mengabdi kepada negara, orang tua sahabat saya ini memiliki usaha sampingan yang cukup banyak. Salah satunya bisnis properti di suatu daerah. Bapak tau khan bisnis properti adalah prospek yang sangat menguntungkan jika dikelola dengan benar dan saya rasa sah-sah saja orang yang bekerja tidak di satu titik yang fokus.

                                        Dulu saya punya bos dia selain bisnis percetakan dia juga punya hotel di bali dan bisnis lainya. Kalau seseorang yang pintar dan jeli pasti akan berhasil. Oh iya saya yakin PKS (Partai Keadilan Sejahtera) memilih seorang adang tidak melalui pemeriksaan yang ketat. Terlebih seseorang yang mengikuti PKS harus melalui sumpah yang berlipat-lipat jika jabatan di partai semakin tinggi.

                                        Semoga hal ini dapat menetralisir pemikiran bapak.

                                        • At 2007.08.05 11:40, gondes said:

                                          orang yang tidak berani berbuat perubahan dari yang jelek ke yang lebih baik adalah orang yang rugi. karena cuma bisa ngritik, golput, tapi nggak ngasih solusi, untuk suatu perubahan kita diperlukan pengorbanan bagaimana mau berubah kalo pada golput. jangan lihat orangnya tapi lihat niatnyan, emang mau kalo orang nyebur kali kita juga nyebur kali

                                          cari pimpinan yang amanah yang memikirkan rakyat bukan kepentingan pribadi

                                          • At 2007.08.05 22:27, Anton said:

                                            Begini ya, saya akan berikan daftar kekayaan bung Adang itu, ini kekayaan yg dilaporkan lho :

                                            TANAH & BANGUNAN –> RP. 12.638.278.000,-
                                            ALAT TRANSPORTASI (5 MOBIL + 2 MOTOR HARLEY DAVIDSON)
                                            2 MOBIL ADALAH BERMERK PORSCHE –> RP. 1.335.000.000,-
                                            LOGAM MULIA, BATU MULIA, BARANG SENI & BENDA BERGERAK LAINNYA
                                            –> RP. 1.220.250.000,-
                                            SURAT BERHARGA –> RP. 1.550.000.000,-
                                            GIRO & SETARA KAS LAINNYA –> RP. 656.311.681,-
                                            DOLLAR AS –> US$ 42.592

                                            TOTAL KEKAYAAN RP. 17.399.839.681,-
                                            (LEBIH DARI TUJUH BELAS MILYAR RUPIAH !)
                                            & US$ 42.592

                                            Saya tahu lah, kalau buat aktivis PKS memang pura-pura tidak tahu atau tidak peduli soal ini, karena mereka memang sudah di brain wash untuk soal ini, pakailah sedikit nalar kita untuk tidak menisbikan soal asal usul kekayaan dari seorang Adang Daradjatun.

                                            Tentang hal ini, PKS pun menisbikan sumber keuangan kandidatnya. Bagaimana seorang mantan pegawai negeri mengumpulkan puluhan milyar rupiah itu ? Kalaupun didapat melalui bisnis, tidakkah itu bertalian dengan posisinya sebagai pejabat publik ?

                                            Merujuk pada satu peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW memarahi sahabat yang menjadi utusannya dalam memungut zakat di suatu kota. Utusan tersebut, selain berhasil mengumpulkan zakat, rupanya juga menerima berbagai pemberian. Ketika mendapat laporan soal ini, Nabi murka dan meminta harta pemberian itu dimasukkan ke kas negara. Nabi bersabda, “Kalau engkau bukan pejabat yang aku kirim, apakah mereka akan memberimu berbagai hadiah?” Nabi “mencium” adanya kepentingan tertentu di balik pemberian tersebut.

                                            Jelaslah pada kisah diatas, seorang pejabat negara yg menerima gratifikasi apapun bentuknya adalah telah melakukan KORUPSI !

                                            Buat bung Sany, kalau memang anda punya teman yg ayahnya seorang Jendral Polisi dan bisa membeli properti dalam jumlah besar, ha..ha..ha..coba tanya ke teman anda itu, darimana uang ayahnya berasal ? Tidak mungkin itu dari gaji semata2, kalau soal side job seorang PNS, TNI atau POLRI, bacalah dulu undang-undang soal PNS soal boleh tidaknya seorang pegawai negeri berbisnis.

                                            Mengenai dia agama Islamnya kuat atau tidak, bukan jaminan bung, banyak di negeri ini orang-orang bergelar Kiyai Haji, Haji atau Ustadz melakukan korupsi, mau bukti ? ah anda sendiri juga sudah tahu lah siapa yg saya maksud. Orang yang Islamnya kuat belum tentu berakhlak baik, begitu juga sebaliknya, jangan termakan oleh ‘kulit’ nya.

                                            buat bung Hafez, hitungannya gampang, ambil contoh si Adang dari awal masuk Kepolisian hingga pensiun kira2 selama 30 tahun, gaji anggap saja gaji Wakapolri sebesar Rp. 20 juta, 30 x 12 x 20 juta = 7 Milyar 200 juta rupiah, itu juga dengan catatan dia sekeluarga tidak makan dan anak2nya tidak sekolah selama 30 tahun, gampang kan ?

                                            Moga-moga bisa menjadi renungan bersama & untuk bung Gondes, siapa dulu orang yg harus kita ikuti itu penting, kalau orang itu semacam alm. Buya Hamka atau alm. Moh. Hatta, wah dengan senang hati saya akan ikuti kemanapun juga, tapi kalau orang model Adang Daradjatun..wah sori ya..

                                            • At 2007.08.05 22:41, Sany Asyari said:

                                              Terima kasih atas pendapat bung anton.
                                              Di penjelasan saya tidak pernah menyatakan orang tua temen saya membeli suatu bisnis properti. Bisnis properti yang dibangun dimulai dari kecil dan dilakukan tidak sendiri.

                                              Untuk peraturan masalah PNS, TENTARA, POLRI dilarang untuk berbisnis sampingan saya rasa semua orang yang mengabdi (baca=Bekerja kepada orang atau organisasi lainya) tidak diperkenankan bekerja ditempat lain. Saya belum pernah mendengar ada perusahaan yang memperkenankan karyawannya untuk bekerja 2 posisi kecuali dia diam-diam atau hanya seorang outsourcing. Saya pernah bekerja di 2 tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan dan itupun saya tau hal itu melanggar peraturan di 2 tempat tersebut. Hanya saja karena saya seorang yang tau bagaimana cara menutupinya.

                                              Memang harta itu saya anggap sebagai rejeki dari hasil kerja kita. Saya yakin bung Anton tau itu. Dan masalah dosa bagaimana kita mempertanggung jawabkan kepada diri dan TUHAN kita. Saya hanya memilih yang saya rasa yang terbaik dari kedua kandidat yang ada. Saya rasa anda tau bagaimana suatu organisasi tidak bisa berhasil jika hutang dan tuntutan dari pihak ke lainya untuk membalas budi.

                                              (Required)
                                              (Required, will not be published)
                                              2007022802390425