Kegudahan HatiNya
Sany Asyari| April 4, 2007 8:52 amTerasa aneh memang jika berbicara hati dikarenakan Kondisi ini diperburuk dengan sosial dimana kita berada. 2 Hari ini rasa hati ingin bersitegang ditambah lagi dengan urusan keluarga yang semakin bertambah. Memang aneh jika didalam keluarga yang terdiri dari 3 orang anak harus dipikul sendiri olehNya tak terlepas dari sakitnya orang tua hingga kelakuan seenaknya dari anak terakhir. Ditambah dengan beban pekerjaan dan beban pendidikan yang saat ini dilakukanNya terasa hati dan kepala ini selalu penuh dengan banyak tuntutan.
Hal ini dijadikan satu pertanyaan yaitu sampai kapan hal ini akan terjadi? Memang sempat dua kali berkenalan dengan seseorang dan menjadikan mereka seorang kawan baik dan ternyata mereka dapat membantuNya dalam melihat garis hidup yang ada ditanganNya. Pertemuan dengan mereka diselingi jarak 5 tahun dan hasi dari garis tanganNya menyatakan sama yaitu :
1. HidupNya terlalu kompleks dengan banyaknya permasalahan yang akan dihadapiNya baik datang dari sisi keluarga hingga dari diriNya sendiri.
2. Dalam berkarir kondisi diriNya diperkirakan sangat cocok dalam sebagai ahli hukum atau pengacara, tetapi karena tidak tertarikanNya maka hal ini tidak dijalaniNya.
3. Dari segi pasangan hidup diriNya mengalami hambatan dari sisi ibuNya yang tidak menyukai wanita yang sedang dijalankanNya tetapi menyukai wanita yang sebelumNya.
Kondisi ini sangatlah rumit bagi diriNya yang sedang belajar tentang hidup tetapi diriNya selalu diatur oleh orang ketiga yang mengakibatkan kompleksitas yang tinggi dan diriNya. Terasa ingin menangis dan berbagi dalam menghadapi kehidupan yang berat ini.
Selain dari teman yang dapat membaca garis hidupNya, pernah diriNya bertemu dengan seseorang pakar psikologi termuka yang dapat membaca tentang siapa diriNya dari sisi waktu yang berbeda. Pakar tersebut mengungkapkan diriNya dulu pernah menjadi seorang wanita pemerah susu dan sebelum kehidupan sekarang diriNya adalah seorang pastor atau pendeta dari geraja yang besar. Diungkapkan dari diriNya tidak ada kepuasan batin dalam menjalani kehidupan yang sekarang dikarenakan dikehidupan menjadi pendeta menjelang ajalnya diriNya menemukan jalur yang benar sehingga kehidupan yang sekarang dijalani untuk melanjutkan misi dari sebelumnya.
Misi dari kehidupanNya yang terdahulu adalah mempelajari agama islam denga seutuhnya dan kembali berdakwah dengan mengajarkan agama tersebut kepada yang lain. Memang diriNya sampai saat ini seperti mencari kehidupan yang benar itu bagaimana sehingga diriNya pun masih terasa galuh dan bimbang. Jikalau dalam kehidupan ini bisa lancar dan adanya manual book diriNya tidak akan terasa sesak dan berat dalam menghadapi hidup ini.
Tuhan maafkan diriNya dan tunjukilah diriNya jalan yang harus dihadapi dikehidupan saat ini sehingga diriNya mendapatkan misi yang seharusnya dijalaniNya.
Categories: MY LIVE



















