Open System Interconnection (OSI) 7-layer
Sany Asyari| September 26, 2006 10:15 am
Model referensi OSI merupakan model jaringan deskriptif yang dibuat pada tahun 1984 oleh International Organization for Standardization (ISO). Model ini menyediakan kumpulan set standar bagi para vendor untuk memastikan kompatibilitas dan interoperabilitas yang lebih baik dari berbagai macam teknologi jaringan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Model referensi ini juga digunakan sebagai kerangka kerja yang dipakai untuk memahami bagaimana informasi berjalan dalam sebuah jaringan (Cisco System, 2003).
Model referensi OSI telah menjadi model utama dalam komunikasi jaringan. Walaupun banyak model lain yang muncul, sebagian besar pengguna dan produsen produk jaringan memakai model ini. Hal ini disebabkan karena model OSI memiliki keuntungan sebagai berikut:
·                               Mengurangi kompleksitas
·                               Standarisasi interface
·                               Mempermudah rekayasa secara modular
·                               Memastikan interoperabilitas teknologi yang berbeda
·                               Mempercepat evolusi
·                               Mempermudah pembelajaran dan pengajaran
Model Referensi OSI memiliki tujuh layer dengan fungsinya masing-masing. Sebuah data yang melewati model ini akan melalui tujuh layer tersebut secara berurutan tergantung dari arah data tersebut. Layer-layer tersebut berikut fungsinya mulai dari layer teratas adalah sebagai berikut (Cisco System, 2003):
1.                 Application Layer (Layer 7)
           Menyediakan servis kepada aplikasi seperti e-mail, transfer file, dan lainnya.
2.                 Presentation Layer (Layer 6)
           Menangani representasi data seperti format, encoding, dan jenis kompresi.
3.                 Session Layer (Layer 5)
           Bertugas untuk membuat, mengatur, dan memutuskan sesi antar aplikasi.
4.                 Transport Layer (Layer 4)
           Menyediakan end-to-end connection yang menjamin reliabilitas data.
5.                 Network Layer (Layer 3)
           Memberi alamat logis data dan menentukan jalur yang akan dilewatinya.
6.                 Data Link Layer (Layer 2)
           Menangani perpindahan data dari network interface menuju ke medium fisik.
7.                 Physical Layer (Layer 1)
           Mengatur bagaimana data dapat ditransmisikan dalam sebuah medium fisik.
Setiap layer bertanggung jawab untuk meneruskan data dalam bentuk yang sesuai kepada layer diatas dan dibawahnya.

Categories: Networking




















[...] OSI Layer 7 - Application    -> Berhubungan Dengan Aplikasi [...]